Pertalite Langka di Gresik, Polisi Cek SPBU dan Akan Tindak Tegas Pelaku Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM

Pertalite Langka di Gresik, Polisi Cek SPBU dan Akan Tindak Tegas Pelaku Terkait Dugaan Penyalahgunaan BBM

Spread the love

Jurnalkompas.com

Gresik – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Gresik mendapat perhatian Polres Gresik.
Polres Gresik akan melakukan pengecekan ketersediaan BBM sekaligus menyelidiki dugaan penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi.

Di tengah persoalan ketersediaan BBM, awak media menemukan adanya satu unit mobil Toyota jenis SUV sigra warna putih dengan plat nomor W 1456 DL yang beberapa kali keluar masuk di sebuah Pom bengsin wilayah Legundi Gresik dengan nomor SPBU 54.611.23.

Dari temuan tersebut awak media lakukan investigasi dan menemukan kejanggalan pada pihak pom bensin tersebut, tidak melakukan pengecekkan sewaktu unit mobil tersebut melakukan pengisian bbm jenis perlite berulang kali.

Awak media berharap agar Polres Gresik juga menindaklanjuti apabila ada masyarakat melaporkan adanya dugaan penyalahgunaan Pertalite bersubsidi.

Polres Gresik menyatakan akan melanjutkan pemeriksaan secara bertahap terhadap SPBU lainnya di wilayah Kabupaten Gresik. Langkah tersebut ditujukan untuk memantau ketersediaan BBM, mengantisipasi gangguan distribusi, dan menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan BBM atau gangguan distribusi diimbau segera melapor melalui layanan Lapor Cak Rama Kapolres Gresik di nomor 081188002006 atau Call Center Polri 110.

Polres Gresik menegaskan bahwa aduan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui langkah pengawasan dan pemeriksaan sesuai kewenangan.

Di tengah keluhan kelangkaan Pertalite, masyarakat berharap distribusi BBM kembali normal dan pengawasan diperketat agar bahan bakar bersubsidi dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *